PENGGUNAAN KALIMAT TANYA MENYESUAIKAN SITUASI

Kalimat tanya

Kehidupan seseorang, Sahabat Ranikidia.com,  tidak terlepas dari komunikasi, untuk menyampaikan pesan,  begitu juga dengan penggunaan kalimat tanya, secara tidak sadar hal ini sudah sering kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah dengan anggota keluarga maupun dalam lingkup formal.

Sekarang mungkin posisi kita masih sekolah, tidak menutup kemungkinan akan memasuki dunia kerja, misalnya saat PKL, ataupun bahkan saat ini memang sudah memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, kita harus  bisa menyesuaikan bagaimana penggunaan kalimat tanya yang sesuai dengan situasi, menggali banyak informasi dengan bertanya, menyesuaikan dengan topik.

Pengunaan kalimat tanya menyesuaikan situasi

 

Berikut ini akan diuraikan mengenai fungsi kalimat tanya

  1. Menguji sesuatu, bertanya guna keperluan tertentu, misalnya untuk mengerjakan soal-soal ujian.
  2. Mengetahui sesuatu, apa bila banyak hal yang belum kita ketahui maka dipastikan akan bertanya dalam diri kita. Dari situ akan dapat mengatasi ketidak tahuan. Misalnya bagai mana cara membuat slide power point yang menarik guna presentasi.
  3. Memastikan sesuatu, fungsi ini digunakan ketika kita mengalami keragu-raguan akan suatu hal, maka sebaiknya kita bertanya. Misalnya menanyakan di mana toko harga gatget yang lebih murah, menayakan alamat rumah teman.

Sedangkan macam kalimat tanya sebagai berikut:

  1. Kalimat tanya yang memerlukan jawaban “ya” atau “tidak”. Nama kalimat tanya ini di sebut kalimat tanya ya-tidak. Contoh: Apakah Rania sudah pulang dari sekolah?, apakah besok libur?
  2. Menggunakan kata tanya untuk tujuan tertentu, ini yang sering kita kenal dengan sebutan 5W+1H
Kalimat tanya
Kalimat tanya
  1. Apa, apakah, hal yang ditanyakan bisa benda,tumbuh-tumbuhan, hewan, identitas

Contoh: Apa yang di bawa pedagang dalam keranjang itu?, apa nama sekolah SMK di jalan soekarno hatta 16 B itu?

2. Siapa, siapakah, hal yang ditanyakan tuhan, malaikat, orang.

Contoh: yang menciptakan langit dan bumi siapa?

3. Mengapa, hal yang ditanyakan sebab, contoh mengapa kecelakaan itu bisa terjadi?

4. Bagaimana, bagaimanakah, hal yang ditanyakan keadaan. Contoh: bagaimana keadaan orangtua mu?

5. Di mana, ke mana, mana, hal yang ditanyakan tempat, bisa sesuatu/seseorang dari suatu kelompok. Contoh di mana kampus Unila itu?

6. Bilaman, kapan, hal yang ditanyakan waktu. Contoh bilamana orang akan berbuka puasa?

Sejak kapan banjir mulai surut?

7. Berapa,berapakah hal yang ditanyakan jumlah/bilangan. Contoh berapa lembar anda menulis resume bahasa Indonesia.

Jadi sekarang  gak usah bingung lagi ya sob.. kita bisa tahu fungsi, bentuk kata, serta kegunaan  dan contonya.

About HADI SETIYO

Hai…sahabat www.ranikidia.com sebangsa dan setanah air, Saya Hadi Setiyo, sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan juga jurnalistik. Saya Mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para pembaca www.Ranikidia.com, telah berkunjung ke web kami.

View all posts by HADI SETIYO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *