Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono, Ph.D.

Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono, Ph.D.

Ranikidia.Com– Cara Menyimpan Daging Kurban kali ini, dari dr. Nanung Danar Dono,Ph.D., Direktur Halal Fakultas Peternakan Universitas Gajah Mada (UGM).`

Hari Raya Iduladha atau yang sering kita sebut Hari Raya Kurban, kerap mendapatkan bagian daging kurban dalam jumlah banyak.

Daging kurban, sudah kita bagikan dengan saudara, tetangga, teman, sudah pula kita memasak, untuk dinikmati bersama keluarga tercinta,  namun, masih ada sisa bagian daging kurban yang bisa kita simpan.

Daging kurban yang tersisa, tentunya, kita harus tahu bagai mana cara menyimpan dengan benar, walau, dari tahun-ketahun hal ini sudah biasa kita lakukan, alangkah baiknya, kita cari tahu dan ikuti langkah berikut:

Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono,Ph.D.
  1. Daging Kurban Sebelum Di Simpan tidak Perlu Di Cuci

Daging kurban, tidak perlu di cuci, sebelum melakukan penyimpanan, karena, dihawatirkan air kran membawa kuman yang nantinya masuk melalui pori-pori daging dan dapat merusak kualitas daging, melakukan pencucian bila akan memasak saja.

Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono, Ph.D.
Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono, Ph.D.
  1. Daging Kurban Dipotong-potong Dahulu

Sebelum melakukan penyimpanan di freezer, daging kurban dipotong-potong terlebih dahulu, kemudian dimasukan plastik transparan/putih ukuran 0.5/1Kg. Bila ingin memasaknya ambil secukupnya dan sisanya biarkan di dalam freezer.

Jangan lupa baca Artikel berikut:

  1. Daging Kurban tidak Langsung Dimasukkan ke dalam Freezer

Daging kurban yang telah di terima, dan dipotong-potong seperti di jelaskan di atas, dimasukan ke dalam kulkas (bukan Freezer) kurang lebih 4-5 jam.

Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono, Ph.D.
  1. Daging Kurban Beku Di Cairkan dengan Air Suhu Normal

Bila ingin memasak, daging kurban yang masih beku, setelah di ambil dalam freezer, cairkan dengan menggunakan air kran suhu normal, jangan menggunkan/menyiram/merendam dengan air suhu panas, setelah lunak baru daging di masak.

  1. Gunakan Plstik yang Aman

Plastik yang digunakan untuk mewadahi ataupun menyimpan daging kurban, gunkan plastik yang aman.

plastik yang aman, bisa dikenali dengan warna, hindari penggunaan plastik berwarna hitam, merah, karena mengandung zat karsinogen yang bisa masuk ke dalam daging dan bisa menyebabkan kanker.

Palstik yang digunakan, misalnya berwarna transparan atau putih lebih aman.

Sumber, Kompas.com

Demikian artikel mengenai Cara Menyimpan Daging Kurban; dr. Nanung Danar Dono,Ph.D., semoga bermanfaat, terimakasih.

About HADI SETIYO

Hai…sahabat www.ranikidia.com sebangsa dan setanah air, Saya Hadi Setiyo, sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan juga jurnalistik. Saya Mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para pembaca www.Ranikidia.com, telah berkunjung ke web kami.

View all posts by HADI SETIYO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *