PENGERTIAN SINONIM, ANTONIM BESERTA CONTONYA

Mendengar kata sinonim dan antonim, serasa tidak asing lagi di telinga kita ya sahabat Ranikidia.com, mulai dari SD, SMP kita sudah mempelajari itu semua, ya begitulah adanya, memang materi kadang terulang pada jenjang berikutnya.

Namun, tidak ada salahnya jika kita sejenak mengingat kembali, berbagi pengalaman, bahwasanya Sinonim dan Antonim sering muncul pada jenis tes mulai dari Ujian Nasional (UN), hingga tes masuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), maupun perurusahaan BUMN, perusahaan swasta yang lainya.

Sinonim dan Antonim

Wah kalau begitu, berarti belajar mengetahui Sinonim dan Antonim tidak ada ruginya ya sahabat Ranikidia.com, hee.

PENGERTIAN SINONIM, ANTONIM BESERTA CONTONYA

Kadang sepele, anggapan kita masa mengerjakan sinonim dan antonim saja tidak bisa, selidik punya selidik sinonim dan antonim ada yang agak sukar juga.

Misal kalau kita hanya bertemu soal sinonim dari kata taat apa? Pasti kita punya jawaban misalnya patuh , antonim dari atas apa? kita pun memiliki jawaban bawah dan lain sebagainya, tetapi jika seperti ini, sinonim kata dari eksklusif apa? Waduh kita mikir juga ya sob,artinya tidak langsung menjawab, kecuali kita sering banyak membaca atau menguasai kosa kata, hee.

Baca jugaKATA SERAPAN

PERUBAHAN MAKNA KATA

Contoh Sinonim dan Antonim

Berikut ini akan diuraikan mengenai Pengertian Sinonim dan Antonim Beserta Contohnya

Sinonim adalah kata yang memiliki makna yang sama. Sinonim berasal dari kata syn yang berarti sama dan onoma yang berarti nama.

Contoh sinonim: Abrasi=pengikisan, Absurd=janggal, acum=rujukan, agresi=serangan, agunan=jaminan, akselerasi=percepatan, akurat=saksama, andal=tangguh, anulir=abolisi, babbar=tidakberadab, bromocorah=residifis, buktidiri=identitas, bungalow=pesanggahan, bura=sembur, derivasi=afiksasi, diagnosis=penaksiran, dialog=obrolan, dikotomi=dibagidua, divestasi=pelepasan, dominasi=penguasaan, eksibisi=perunjukan, ekspresi=aktualisasi diri, embargo=larangan,flagmatis=bertempramen lamban, flora=tanaman, friksi=bentrokan, insinuisi=sindiran.

Sedangkan antonim merupakan lawan makna.

Contoh: abadi x fana, absurd x rasional, akrab x tak kenal, aktual x basi, afirmatif x negatif, akurat x meleset, antagonis x protagonis, antipati x simpati, antitesis x tesis, arbitrer x esensial, asli x duplikat, autentik x palsu, beraneka x semacam, bonafit x marjinal, botani x nabati, deduksi x induki, destruktif x kontruktif, diskursus x dogma,  nisbi x mutlak, perintis x pewaris, salaf x mutakhir.

Gimana sob.. udah tahukan sekarang? Mudah-mudahan Artikel yang disampaikan dapat membatu memecahkan persoalan yang selama ini belum kita mengerti.

About HADI SETIYO

Hai…sahabat www.ranikidia.com sebangsa dan setanah air, Saya Hadi Setiyo, sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan juga jurnalistik. Saya Mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para pembaca www.Ranikidia.com, telah berkunjung ke web kami.

View all posts by HADI SETIYO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *