Pengertian Konversasi Beserta Prinsipnya

Pengertian Konversasi Beserta Prinsipnya

Haiiii…sahabat Ranikidia.com di mana saja berada, semoga semua mendapat kebahagiaan, Artikel kali ini, akan membahas menegenai Pengertian Konversasi Beserta Prinsipnya. Pada dasarnya muatan tulisan ini merupakan bagian dari pembelajaran di kelas XI tetapi masih dalam kurikulum KTSP 2006. Nah cocok sekali bila sekolah anda masih menggunakan kurikulum ini.

Tehapan pertama, kita akan membahas mengenai Konversasi terlebih dahulu. Konversasi merupakan Pembicaraan yang berdasar atas aturan atau kata lianya prinsip tertentu yang sangat berpengaruh terhadap hasil dari pembicaran.

Kemudian seorang Ahli Bahasa yaitu Schiffrin (1989: 271), mengutarakan bahwa percakapan merupakan suatu hubungan timbal balik antara pembicara dan pendengar secara teratur dalam komunikasi sosial. Sedangkan Prinsip percakapan merupakan prinsip yang mengatur mekanisme percakan antar peserta agar dapat bercakap-cakap secara kooperatif dan santun. Apa sajakah prinsip dari percakan tersebut? Ya benar… pertama prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan.

Macam Prinsip Percakapan

  1. Prinsip Kerjasama

Prinsip kerjasama merupakan prinsip yang mengatur pembicara dan lawan bicara agar dalam percakapan terjadi Koheren (kesinambungan). Untuk memahami lebih jelasnya perhatikan contoh dibawah ini:

PENGERTIAN SINONIM, ANTONIM BESERTA CONTONYA

PERUBAHAN MAKNA KATA

Rania : Ini tanggal berapa?

Diah : Belum masuk sekolah Ran.

Pengertian Konversasi Beserta Prinsipnya

Jawaban Diah atas pertanyaan yang dilontarkan Rania tersebut sepintas tidak Sambung (Koheren). Akan tetapi, seandainya Pertanyaan Rania tadi menanyakan tentang masuk sekolah setelah habis PKL, bukan bermaksud menayakan Tanggal yang sesungguhnya pada hari itu, kemudian jawaban Diah adalah belum masuk sekolah karena masih PKL, maka percakapan Rania dan Diah itu Koheren dan Kooperatif.

  1. Prinsip Kesantunan

Prinsip Kesantunan berkaitan dengan aturan yang bersifat sosial, estetis, dan moral dalam percakapan. Ada tiga aturan yang harus ada, apa saja perhatikan di bawah ini:

a). Persamaan (kesekawanan)

lawan bicara, kita jadikan mitra bicara yang baik, agar merasa senang.

b). Formalitas (jangan memaksa)

Apabila terkesan memaksa maka akan kurang santun

c). Berisi saran bahwa pembicara hendaknya menentukan pilihan (Ketidak tegasan)

Apabila kita memahami dengan sebaik-baiknya keniscayaan akan mudah dapat diterima dalam lingkungan sosial yang ada di sekeliling kita, semoga apa yang barusan diuraikan mengenai pengertian konversasi beserta prinsipnya dapat bermanfaat untuk sahabat Ranikidia.com semua.

About HADI SETIYO

Haiā€¦sahabat www.ranikidia.com sebangsa dan setanah air, Saya Hadi Setiyo, sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan juga jurnalistik. Saya Mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para pembaca www.Ranikidia.com, telah berkunjung ke web kami.

View all posts by HADI SETIYO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *