Modus Penipuan dan Cara Menghindari, Perlu DiKetahuai Penjual Online

Modus Penipuan dan Cara Menghindari, Perlu DiKetahuai Penjual Online
Ranikidia.Com– Modus Penipuan dan Cara Menghindari, Perlu DiKetahuai Penjual Online, merupakan bagian dari pengetahuan agar jangan sampai hal ini terjadi pada diri kita.

Kita ketahui bersama, begitu pesatnya era digital yang sangat berimbas juga terhadap aktifitas jual beli barang ataupun jasa melalui dunia internet.

Dahulu, berniaga itu hanya dilakukan dengan cara membuka warung, toko dan lain sebagainya, namun, kini tidak,

melalui berbagai macam media sosial yang kita punya, dapat menghasilkan pundi-pundi uang.

Sangat banyak orang yang sukses dengan berjualan secara online, karena kesibukan yang tinggi pula, pembeli tidak sempat untuk berbelanja menuju pasar atau toko.

Di sisi lain, dari kemudahan yang diberikan melalui jual-beli secara online, masih ada oknum yang memiliki hati jahat dengan modus penipuan yang sengaja dilancarkan.

"<yoastmark

Dari modus penipuan tersebut, sehingga dapat mengelabuhi penjual online sehingga merugikan, yang menyebabkan kehilangan uang hingga jutaan rupiah.

Kita sebagai penjual online harus selalu berhati-hati, berikut uraian mengenai:

Baca Juga Artikel Menarik Lainya: Cara Mudah Daftar Grab Car/Bike 2018

Syarat dan Cara Ganti Kartu ATM BRI yang Ber-Chip 2018/2019

Modus Penipuan dan Cara Menghindari, Perlu DiKetahuai Penjual Online
  1. Menggunakan Bukti Tranfer Palsu

Modus penipuan ini dengan menggunakan bukti tranfer palsu, yang telah di ubah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, meliputi nama, rekening, Jumlah uang yang di tansfer.

Cara Menghindari, harus selalu mengecek rekening setiap ada pembeli yang mengkonfiirmasi melakukan pentranferan, pastikan memang harus benar-benar masuk, bila perlu tahan dulu tansaksi jual-belinya.

Mengurangi sedikit nama lengkap yang tertera di rekening, bila pembeli meminta dan berjanji akan mentransfer.

Contoh nama yang tertera di rekening  Timbul Sanjaya, Kita rubah menjadi Timbul Sj, atau T sanjaya,

Maka, bisa di pastikan pembual akan membuat bukti transfer yang palsu, dan jangan juga mencantumkan nama asli rekening Kita dimanapun berada agar tidak dapat ditiru.

  1. Melakukan Pencucuian Uang

Pembual mengaku sebagai pembeli, seperti biasa meminta rekening untuk mentranfer uang,

tapi rekening kita yang digunakan untuk melakukan pencucian uang dengan menipu orang lain yang telah sukses mentranfer uang melalui rekening kita.

Kemudian pembual mengaku bahwa uang yang telah di tranfer adalah miliknya.

Tidak hanya itu, si pembual pun mengaku sebagai kita dengan mengambil foto dan nama kita untuk mengelabuhi korban.

Jadi korban mengagap kita lah yang telah menipunya.

Cara Menghindarinya: selalu waspada dengan transaksi yang kita anggap ada ke janggalan, misal,

tidak ada konformasi sebelumnya, tiba-tiba uang bertambah di rekening kita. Jangan melakukan transaksi dahulu sebelum benar-benar yakin.

  1. Minta Kirim Barang Dahulu Baru Transfer

Modus ini biasanya, menyakinkan pembeli dengan sugesti agar mau mengirimkan terlebih dahulu barang yang hendak dibeli,

setelah itu baru akan berjanji mengirimkan sejumlah uang.

Cara Menghindarinya: yakinkan pembeli, dan lakukan transaksi bila pembeli memang benar-benar telah mentranfer uang,

bila tetap tidak mau transaksi di batalkan saja. silahkan berikan komentar bila ingin berbagi, terimakasih

About HADI SETIYO

Hai…sahabat www.ranikidia.com sebangsa dan setanah air, Saya Hadi Setiyo, sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan dan juga jurnalistik. Saya Mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya kepada para pembaca www.Ranikidia.com, telah berkunjung ke web kami.

View all posts by HADI SETIYO →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *